Tuesday, September 10, 2013

Film Dokumenter Gurutta'

Posted by Unknown On 10:52 PM No comments
Bagi Sahabat-sahabat yang belum menyaksikan Film Dokumenter yang diputar ketika Tahlil Akbar.. Berikut kami berikan Videonya. Silahkan dinikmati dan Jangan Lupa di Share atau di Download...

Terima Kasih....!!!

Peresmian Masjid Al-Harisah oleh Rektor UIN Alauddin

Posted by Ilham Mustaghrak On 10:29 PM 1 comment
Suara ANNAHDLAH - Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. Abd. Kadir Gassing HT, MS meresmikan mesjid yang terletak di sekitar wilayah pemakaman Al Waqiah, Samata, Kab. Gowa, Sulawesi Selatan Jum'at (30/08/2013) pagi.

Peresmian Mesjid yang diberi nama Masjid Al Harisah tersebut dihadiri oleh pimpinan Pesantren ANNAHDLAH, Dr. H. Afifuddin Harisah, Lc, MA serta para pengurus. Selain itu, peresmian Masjid Al Harisah juga dihadiri oleh ratusan santri dan alumni serta pemilik pemakaman AL Waqiah Samata Gowa.

Pembangunan Mesjid ini telah dimulai sekitar sebelum bulan ramadhan dan diresmikan pada hari ini yaitu tepat sehari sebelum acara tahlil akbar dan reuni akbar alumni pesantren ANNAHDLAH.

Dalam sambutannya, Prof. Kadir meminta izin kepada pengurus untuk menjadikan Mesjid AL Harisah ini sebagai tempat praktikum tentang jenazah oleh mahasiswa-mahasiswa UIN Alauddin nantinya.

Masjid Al Harisah ini dibangun selain bertujuan untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, juga diperuntukkan atas perjuangan Gurutta Harisah di Kota Makassar ini.





Friday, September 6, 2013

PRAMUKA ANNAHDLAH Siap Bersaing

Posted by Unknown On 5:34 AM 1 comment
Suara ANNAHDLAH - Pesantren ANNAHDLAH terus mengembangkan sayapnya agar mampu bersaing dengan sekolah-sekolah unggulan serta membuat santri dan santriwatinya betah berada di wilayah

ANNAHDLAH. Baru-baru ini, pada tanggal 20 Agustus 2013, ANNAHDLAH resmi mendirikan kembali Gerakan Pramuka ANNAHDLAH yang beberapa tahun terakhir ini vakum akibat kasus kampus 2 sudaing. Terbentuknya Gerakan Pramuka ANNAHDLAH ini diprakarsai oleh Asrijal, salah seorang alumni ANNAHDLAH tamatan tahun 2007 yang menurutnya, Pramuka itu penting buat santri dan santriwati.

"Pramuka ANNAHDLAH sudah ada sejak dulu dan didirikan di kampus 2 Sudiang. Nah, karena adanya kasus di Sudiang maka Pramuka mulai tidak berjalan lagi dan vakum selama ini". Ungkap Asrijal beberapa waktu lalu.

"Walaupun belum terbentuk secara formal, namun Pramuka ANNAHDLAH sudah kembali berdiri pada tanggal 20 Agustus 2013 atas restu dari pimpinan pesantren dan kepala sekolah". Lanjut alumni yang akrab disapa Rijal tersebut.

Pramuka ANNAHDLAH merupakan hal yang baru bagi santri dan santriwati, sehingga masih banyak santri dan santriwati yang masih belum tahu menahu tentang Pramuka. Namun, semenjak didirikan kembali, Pramuka ANNAHDLAH langsung mendapat sambutan hangat dari para santri. Terbukti dengan membludaknya peserta yang ingin bergabung di Organisasi tersebut.

"Santri dan santriwati sangat merespon positif kegiatan ini. saat ini masih dalam tahap penyeleksian karena banyaknya peserta yang ingin bergabung. Sehingga kami dari pihak pengurus akan menggugurkan sebagian peserta sesuai dengan aturan yang berlaku." Ungkap Asrijal.

Untuk sementara peserta yang mendaftar cukup banyak, yaitu untuk tingkat aliyah sebanyak 31 orang, sedangkan untuk tingkat tsanawiyah berjumlah 46 orang dan sebagian akan digugurkan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Dari pihak kepala sekolah sangat merespon kegiatan ini dan berharap kegiatan ini dapat menjadi kegiatan yang bermanfaat bagi santri.

"Pramuka ANNAHDLAH ini bagus menjadi Ekstrakurikuler yang dapat melatih fisik dan jiwa, serta ajang untuk memperoleh pengalaman dan wawasan." Ungkap Kepada Sekolah Aliyah, Ust. H. Badruzzaman, Lc.

Sunday, September 1, 2013

Suara ANNAHDLAH - sudah 100 hari gurutta' meninggalkan keluarga, santri, alumni serta jamaah yang selama ini menjadi orang-orang terdekat gurutta'. Tepatnya sabtu (31/08/013) malam, keluarga besar Pesantren ANNAHDLAH mengadakan Tahlil Akbar mengenang 100 hari wafatnya pimpinan pertama pondok pesantren ANNAHDLAH serta pengajian Akbar yang dipimpin oleh ketua PBNU Pusat Prof. Dr .KH. Aqil Siradj MA yang sebelumnya telah melakukan peresmian Masjid Al Harisah oleh rektor UIN Alauddin Makassar.

Ribuan hadirin mulai dari santri/wati, alumni, jama'ah beberapa masjid, keluarga, Tokoh-tokoh penting serta tamu undangan lainnya memenuhi gedung Ballrom CCC (Celebes Convention Center) tempat berlangsungnya acara. Tampak pada acara itu, Wakil Menteri RI Prof. Dr. Nazaruddin Umar, Ketua PBNU Prof. Dr. KH. Aqil Siradj, MA, dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan H. Agus Arifin Nu'mang.

Kegiatan digelar oleh sejumlah Alumni Pesantren ANNAHDLAH (IAPAN) yang dibantu oleh beberapa santri/wati ANNAHDLAH. Acara diawali oleh pembacaan tahlil yang dipimpin oleh Ust. Drs.Mustaming, MA diiringi beberapa alumni. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci al Qur'an oleh salah seorang alumni pesantren ANNAHDLAH yang dilanjutkan dengan pembacaan sholawat badar oleh Wahyu Sastra Negara (alumni angkatan 2010).

Acara sambutan beberapa tokoh serta tamu-tamu penting turut menambah riuhnya acara tahlil akbar. Mulai dari sambutan pimpinan Umum Pesantren ANNAHDLAH Dr. Afifuddin Harisah, Lc, MA, sambutan oleh Syaikhul Ma'had Dr. KH. Baharuddin HS, Lc, MA, sambutan Wagub H. Agus Arifin Nu'mang, sambutan Wakil Menteri Agama RI Prof. Dr. H. Nazaruddin Umar, MA dan kemudian diakhiri dengan pengajian Akbar yang dibawakan oleh Prof. Dr. KH. Aqil Siradj, MA.

Menurut Wakil Gubernur Agus Arifin Nu'mang, Gurutta' adalah sosok yang sangat kharismatik, sopan ketika bertutur kata dan tak sangat menyayangi seluruh santrinya.

"kalau saya ke pesantren gurutta', saya selalu minta dido'akan oleh beliau. Saya juga selalu mengikuti acara-acara yang diadakan oleh pesantren beliau". Ungkap Pak Agus Arifin Nu'mag yang dikala itu mewakili gubernur untuk menghadiri acara tahlil akbar.

Sedangkan menurut, Wakil Menteri Agama RI, Gurutta' merupakan ulama peringkat 19 dari 100 ulama indonesia dari di Sul-Sel.

"Almarhum adalah tokoh ulama urutan 19 dari 100 ulama indonesia dari Sul-Sel. Beliau seperti Quraisy Shihab". Ungkap Pak Nazaruddin Umar.

Tak kalah meriahnya, pemutaran film Dokumentar membuat isak tangis memenuhi ruangan acara. Film yang menampilkan sejumlah kenangan foto-foto Alllahu Yarham membuat para hadirin tak mampu menahan cucuran air mata. Mulai dari masa kecil Allahu Yarham, Masa sekolah, wisuda, Kasus mesjid Quba', Kampus 2 sudiang serta berkembangnya kampus 3 dan kampus 1 pesantren ANNAHDLAH yang dilakukan oleh Allahu Yarham semasa hidupnya menjadi bukti perjuangan beliau.

Sampai saat ini Allahu Yarham Gurutta' meninggalkan ribuan santri dan alumni pesantren ANNAHDLAH yang akan terus mendo'akan beliau.